Hari ini Hendri selaku ketua turun gunung langsung untuk mengantar laporan ke instansi Terkait sebagai bentuk keseriusan atas kasus ini.
"Benar, bahwa hari ini kami melaporkan salah satu oknum petugas Program Keluarga Harapan ke Bawaslu dan Dinas Sosial Tulungagung."
"Laporan ini didasari atas aduan dari salah satu Ketua RT , ada beberapa warganya penerima PKH yang diancam untuk memilih salah satu caleg. Warga tersebut diancam apabila tidak memilih salah satu paslon, akan dicabut dari data penerima program"
Dihubungi melalui whats'up, Kadinsos memberikan jawaban untuk mengirimkan surat melalui fisik dan digital, sehingga bisa segera dikirimkan ke Kementrian Sosial.
Lanjut dia bahwa LMP mengantongi bukti dari kejadian tersebut.dari Ketua Rt yg Melapor ke Sekrerariat LMP MACAB Tulungagung.
Di tengah masa kampanye ini, aktifitas politik beragam untuk memenangkan kontentasi politik.
Hendri berharap laporan ini segera ditindaklanjuti.
"Kami berharap tindak lanjutnya, petugas PKH ini dipecat dari pekerjaannya. Karena sudah ngawur. Biar jadi efek jera." Pungkas Hendri.
TRIBUN-MEDAN.COM - Kolaliandri Ginting, mahasiswa semester 6 jurusan Administrasi Bisnis FISIP USU membuka lapangan kerja bagi mahasiswa yang...
JAKARTA - Industri musik dan perfilman Korea Selatan dalam hampir satu dekade ini telah membanjiri pasar di Asia, termasuk Indonesia. Tidak ingin...
MEDAN | Ikatan Alumni Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara Jabodetabek, (IKA FT USU) Jabodetabek menyampaikan Inisiasi Proyek Pembangunan Unit...
Medan - Tiga mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) memenangi kontes inovasi internasional yang berlangsung di Seoul, Korea Selatan. Mereka...