Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:12 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Cegah Sunting Puskesmas Jeli Maksimalkan Posyandu,Terapkan Sweeping

Selasa, 21 Mei 2024
337 views
0
IMG-20240521-WA0013

Kita merah putih.com Tulungagung Untuk mempersiapkan generasi emas 2045 bukan hal mudah. Pasalnya, stunting masih menjadi masalah gizi utama bagi bayi dan anak dibawah usia dua tahun di Indonesia. Kondisi tersebut harus segera dientaskan karena akan menghambat momentum generasi emas Indonesia 2045. 

Pemerintah kabupaten kota terus berupaya mencegah stunting Seperti dilakukan oleh Puskesmas jeli terus mekasimalkan fungsi Pos Pelayanan Terpadu(Posyandu )yang merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dilaksanakan oleh, dari dan bersama masyarakat, untuk memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat guna memperoleh pelayanan kesehatan bagi ibu, bayi dan anak balita.

dr. Achmad Ardianto M.Ked.Trop Kepala UPT Puskesmas Jeli menyampaikan bahwa untuk mencegah stunting memang di perlukan Posyandu Peran Posyandu ( pos pelayanan terpadu ) sangatlah penting di masyarakat, tidak hanya untuk memantau tumbuh kembang bayi dan balita tetapi juga program posyandu diperuntukan untuk ibu hamil, ibu menyusui dan pasangan usia subur,jadi dengan memaksimalkan himbauan ke pada masyarakat pentingnya posyandu otomatis Terpantau Kesehatan anak serta Gizi.

Lebih lanjut dari data yang di dapatkan tentu bisa di lihat siapa saja yang sering ke Posyandu, Serta Terpantau yang belum ke posyandu untuk menyisir siapa saja yang tidak ke Posyandu kami puskesmas jeli melakukan sweeping ke Rumah -Rumah,akan tetap sebelum sweeping kita lakukan komunikasi terlebih dahulu melalui grup WhatsApp messenger mengapa belum hadir,apa bila ada masih bisa di tunggu kita tinggu kalau tidak kita datang kerumahnya,ini juga membangkitkan rasa malu karena kita sudah peduli terhadap tubuh kembang anak kok orang tuanya tidak jadi dengan adanya kita buat seperti ini kunjungan ke puskesmas lebih maksimal.

Kami mengapresiasi posyandu yang telah menerapkan posyandu secara maksimal dengan ide Creatif memberikan variasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) tentu kegiatan pemberian makanan kepada balita dalam bentuk kudapan yang aman dan bermutu beserta kegiatan pendukung lainnya dengan memperhatikan aspek mutu dan keamanan pangan. Serta mengandung nilai gizi yang sesuai dengan kebutuhan sasaran nah untuk menentukan gizi yang baik di perlukan konsultasi di bagian gizi, ujarnya 

Saya berharap kepada masyarakat mari kita sama-sama menjaga tumbuh kembang anak kita dengan baik, Apabila kita memiliki pengetahuan awan mari maksimal Posyandu tujuan untuk berkonsultasi serta dapat mencari solusi terbaik untuk pemenuhan gizi anak kita mari kita sama-sama mencegah stunting untuk generasi yang lebih baik (Red)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Wali Kota Tarakan Resmikan Program TNI Manunggal Membangun Desa

Mon, 19 Oct 2020 01:00:29am

Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...

20 Desa Terdampak Banjir Garut, Termasuk 25 Rumah Ibadah

Mon, 19 Oct 2020 12:59:12am

Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...

Pesona Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman, Dilengkapi Info Lokasi dan Harga Tiket

Mon, 19 Oct 2020 12:57:11am

Liputan6.com, Jakarta Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman merupakan sebuah desa dengan pemandangan yang bersih dan tertata rapi. Suasana yang...

Pengusaha dan Organisasi Islam Sambut Positif Rencana Merger Bank Syariah BUMN

Mon, 19 Oct 2020 12:33:27am

Liputan6.com, Jakarta Kementerian BUMN berencana melakukan menggabungkan 3 bank syariah anak usaha BUMN ke dalam satu perusahaan merger. Menteri...

Menpora Beri Bantuan Alat Kesehatan Kepada Organisasi Mahasiswa

Mon, 19 Oct 2020 12:32:03am

Liputan6.com, Jakarta Kemenpora terus menunjukkan partisipasinya dalam meminimalisasi dampak pandemi COVID-19. Kali ini, Menpora Zainudin Amali...

Baca Juga