Satlantas Polres Tulungagung melaksanakan pemasangan papan himbauan yang ditujukan kepada para pengguna jalan di sejumlah ruas jalan yang selama ini sering terjadi laka lantas, Kamis(25/7).

Pemasangan papan himbauan ini bertujuan untuk mengingatkan para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, karena faktor kelalaian berkendara merupakan penyebab paling banyak terjadinya laka lantas.
Setidaknya ada 30 papan himbauan yang dipasang di seluruh wilayah Tulungagung pada titik rawan laka lantas. Termasuk wilayah-wilayah pinggiran yang juga sering terjadi laka lantas.
Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi, S.H., S.I.K., MTCP saat dikonfirmasi melalui Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Jodi Indrawan, S.I.K. mengatakan,
“Maksud dan tujuan kami memasang banner spanduk himbauan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin pengendara dan pengemudi dalam berlalu lintas. Karena itu itu tadi faktor utama penyebab laka lantas adalah faktor kelalaian manusia. Sehingga kami berharap para pengguna jalan bisa lebih memperhatikan keselamatan setelah membaca banner himbauan ini di jalan. Apalagi saat ini Operas Patuh Semeru 2024 juga masih berlangsung.” Ujar Kasatlantas
Sementara itu, Nurdiansyah salah seorang warga Ngantru mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Satlantas Polres Tulungagung.
“Pemasangan spanduk himbauan seperti ini dinilai sangat penting sebagai pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dan mematuhi setiap rambu-rambu lalu-lintas yang ada saat berkendara,” ujarnya
Satlantas Polres Tulungagung terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan melakukan inovasi untuk menekan angka laka lantas. Demi terciptanya kamseltibcarlantas di wilayah Tulungagung
Liputan6.com, Jakarta - Budaya perusahaan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan bertahan di masa pandemi Covid-19. Perusahaan yang...
Liputan6.com, Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang...
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...
TRIBUN-MEDAN.COM - Kolaliandri Ginting, mahasiswa semester 6 jurusan Administrasi Bisnis FISIP USU membuka lapangan kerja bagi mahasiswa yang...