MUBA- Saat hendak menghadiri hajatan warga di Kecamatan Sungai Keruh, Minggu (3/9/2023) pagi, Pj Bupati Apriyadi Mahmud yang sedang melintasi Desa Rantau Sialang melihat titik api dipinggir hutan.
Tak pelak, mantan Kades Pematang Palas tersebut yang masih memakai batik turun dari kendaraan dengan membawa air seadanya untuk memadamkan api.
"Saya minta agar warga sekitar atau pengendara yang melintas untuk peka turut memadamkan api kalau melihat titik api agar api tidak meluas," ungkapnya.
Ia juga menegaskan, agar warga tidak membakar sampah atau hutan saat musim kemarau atau kering ini yang sangat rentan terjadinya karhutlah yang meluas.
"Tolong untuk dipatuhi aturan jangan membakar lahan atau hutan, tindakan tersebut bisa berujung ke sanksi pidana," tandasnya.
SEKAYU – Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti halaman Masjid Baitul Makmur Sekayu pada Selasa (26/5/2026), saat Bank Sumsel Babel (BSB)...
TULUNGAGUNG – Slogan transparansi dan bersih dari pungutan liar (pungli) di lingkungan pendidikan Jawa Timur kembali diuji. Memasuki bulan ketiga,...
SEKAYU, 25 Mei 2026 – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin menggelar ujian seleksi Rekrutmen Pelatihan...
SEKAYU — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bergerak cepat mengejar target penilaian penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tahun...
SEKAYU – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin bergerak taktis dalam mengawal kepatuhan industri. Melalui...