MUBA- Saat hendak menghadiri hajatan warga di Kecamatan Sungai Keruh, Minggu (3/9/2023) pagi, Pj Bupati Apriyadi Mahmud yang sedang melintasi Desa Rantau Sialang melihat titik api dipinggir hutan.
Tak pelak, mantan Kades Pematang Palas tersebut yang masih memakai batik turun dari kendaraan dengan membawa air seadanya untuk memadamkan api.
"Saya minta agar warga sekitar atau pengendara yang melintas untuk peka turut memadamkan api kalau melihat titik api agar api tidak meluas," ungkapnya.
Ia juga menegaskan, agar warga tidak membakar sampah atau hutan saat musim kemarau atau kering ini yang sangat rentan terjadinya karhutlah yang meluas.
"Tolong untuk dipatuhi aturan jangan membakar lahan atau hutan, tindakan tersebut bisa berujung ke sanksi pidana," tandasnya.
SEKAYU, MUBA- Masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin bersiap menyambut dua agenda istimewa yang penuh warna dan semangat kebersamaan. Festival Kuliner...
BT (54), Pria warga Dusun IV, Kelurahan Muara Teladan, Kec Sekayu, Kab Muba, diringkus Unit Reskrim Polsek Sekayu karena kedapatan memiliki dua pucuk...
PALEMBANG- Pasca terbitnya Peraturan Menteri (Permen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 14 Tahun 2025 Tentang Kerjasama Pengelolaan Bagian...
Rimba Ukur, MUBA – Dalam upaya memperkuat sistem pemerintahan yang terbuka dan melayani, Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten...
SEKAYU- Pembukaan Festival Kuliner Kitek Nia Tahun 2025 dengan tema The Taste of Musi Banyuasin yang berlangsung di sepanjang Jalan Depan Rumah Dinas...