MUBA- Saat hendak menghadiri hajatan warga di Kecamatan Sungai Keruh, Minggu (3/9/2023) pagi, Pj Bupati Apriyadi Mahmud yang sedang melintasi Desa Rantau Sialang melihat titik api dipinggir hutan.
Tak pelak, mantan Kades Pematang Palas tersebut yang masih memakai batik turun dari kendaraan dengan membawa air seadanya untuk memadamkan api.
"Saya minta agar warga sekitar atau pengendara yang melintas untuk peka turut memadamkan api kalau melihat titik api agar api tidak meluas," ungkapnya.
Ia juga menegaskan, agar warga tidak membakar sampah atau hutan saat musim kemarau atau kering ini yang sangat rentan terjadinya karhutlah yang meluas.
"Tolong untuk dipatuhi aturan jangan membakar lahan atau hutan, tindakan tersebut bisa berujung ke sanksi pidana," tandasnya.
Sudah tidak asing lagi dengan Grup Band Bank Sumsel Babel, Group band dengan Vokalis Joel dan Chika Serta Pemain, Efry moore Bass,Cuncu sound,Bakar...
Akupunktur bermanfaat untuk meredakan berbagai jenis nyeri, meningkatkan sirkulasi darah dan metabolisme, mengatasi gangguan pencernaan dan hormonal,...
MUBA - Nihilnya tersangka dalam kasus kebakaran sumur minyak di Kecamatan Keluang sedang hangat diperbincangkan.Kapolsek Keluang beserta...
Demi menjalankan amanah negara, dan mewujudkan Kader Partai Berkualitas, Partai Golkar Musi Banyuasin kembali melaksanakan Pelatihan, kali ini...
Gubernur Sumsel Tinjau Venue Porprov XV Didampingi Bupati Muba Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Sumatera Selatan yang akan...