MUBA- Saat hendak menghadiri hajatan warga di Kecamatan Sungai Keruh, Minggu (3/9/2023) pagi, Pj Bupati Apriyadi Mahmud yang sedang melintasi Desa Rantau Sialang melihat titik api dipinggir hutan.
Tak pelak, mantan Kades Pematang Palas tersebut yang masih memakai batik turun dari kendaraan dengan membawa air seadanya untuk memadamkan api.
"Saya minta agar warga sekitar atau pengendara yang melintas untuk peka turut memadamkan api kalau melihat titik api agar api tidak meluas," ungkapnya.
Ia juga menegaskan, agar warga tidak membakar sampah atau hutan saat musim kemarau atau kering ini yang sangat rentan terjadinya karhutlah yang meluas.
"Tolong untuk dipatuhi aturan jangan membakar lahan atau hutan, tindakan tersebut bisa berujung ke sanksi pidana," tandasnya.
SEKAYU, MUBA – Menyongsong hari kemenangan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H / 2026 M, jemaat Gereja GPIN Sekayu kembali menunjukkan aksi nyata moderasi...
SEKAYU – Suasana haru dan bahagia mewarnai halaman Mapolres Musi Banyuasin (Muba) hari ini, Rabu (18/03/2026). Sebanyak 60 warga dilepas secara...
Kita Merah putih.com Suasana ceria menyelimuti sejumlah pusat perbelanjaan di Lhokseumawe, Medan, dan Jambi saat puluhan anak yatim dan dhuafa...
MUBA - Konspirasi dan pengkondisian lelang proyek kegiatan nampaknya kini menjadi hal lumrah di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Musi...
MUBA - Eksploitasi pertambangan Illegal Drilling berisiko tinggi mengancam lingkungan di Kabupaten Musi Banyuasin.kegiatan kerawanan yang memicu...