SEKAYU, 25 Mei 2026 – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin menggelar ujian seleksi Rekrutmen Pelatihan PPSDM Migas Cepu Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Sekayu ini diikuti oleh ratusan peserta yang terbagi ke dalam dua sesi ujian.
Sebelum lembar ujian dibuka dan sistem dimulai, Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, AP, memberikan pengarahan sekaligus motivasi langsung di hadapan seluruh peserta, baik sesi pertama maupun sesi kedua. Kehadiran sarana motivasi ini bertujuan untuk memberikan suntikan rasa percaya diri dan ketenangan mental bagi para pemuda Muba sebelum berkompetisi.
Peluang Emas di Industri Strategis
Dalam arahannya, Herryandi Sinulingga menegaskan bahwa program pelatihan ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin di bawah kepemimpinan Bupati H. M. Toha Tohet, SH, Wakil Bupati Abdur Rohman Husen, dan Sekda Drs. Syafaruddin, M.Si, untuk mencetak tenaga kerja lokal yang berdaya saing global dan bersertifikasi profesional.
"Kalian adalah orang-orang pilihan yang mendapatkan kesempatan berdiri di ruangan ini. Pelatihan ini bukan sekadar kursus biasa, melainkan jembatan emas menuju industri minyak dan gas yang penuh dengan standar kompetensi tinggi. Persiapkan mental, fokus, dan kerjakan ujian ini dengan kemampuan terbaik kalian," ujar Herryandi menyemangati peserta.
Sinulingga juga mengingatkan pentingnya penguasaan kejuruan spesifik yang dibuka pada tahun anggaran 2026 melalui Dana APBN ini, yang meliputi:
* Juru Ikat Beban (Rigger)
* Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
* Petugas Pengukur Isi Tangki Minyak Bumi dan Hasil Olahan
Mekanisme Ujian: Seleksi Materi dan Tes Buta Warna yang Ketat
Untuk memastikan objektivitas dan standar kompetensi yang tinggi, proses seleksi teknis dikawal langsung oleh jajaran Bidang Pelatihan dan Productivity (Lattas).
Kepala Bidang Lattas Disnakertrans Muba, Edison, dengan didampingi oleh Tim Teknis Lattas, memberikan penjelasan mendalam mengenai mekanisme ujian yang wajib dilalui oleh seluruh peserta pada hari ini.
Edison memaparkan bahwa seleksi kali ini dibagi menjadi beberapa tahapan krusial untuk mengukur kesiapan fisik dan mental peserta dalam menghadapi ekosistem kerja industri migas yang berisiko tinggi.
"Mekanisme ujian hari ini kita bagi menjadi dua instrumen utama. Pertama adalah Ujian Material (Tertulis) untuk mengukur pemahaman dasar, logika berpikir, serta kesiapan akademis peserta terhadap kejuruan yang dipilih. Kedua, yang tidak kalah penting dan bersifat mutlak, adalah Tes Buta Warna," jelas Edison di sela-sela peninjauan ujian sesi pertama.
Lebih lanjut, Edison menekankan mengapa Tes Buta Warna menjadi parameter wajib dalam rekrutmen ini.
"Industri hulu dan hilir migas sangat bergantung pada indikator warna, mulai dari kode pipa, rambu-rambu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), hingga alat ukur tangki minyak. Sedikit saja ada kesalahan dalam mengidentifikasi warna, dampaknya bisa fatal terhadap keselamatan kerja (fatality). Oleh karena itu, tim Lattas memastikan pemeriksaan ini dilakukan secara ketat dan transparan demi melahirkan operator yang benar-benar kompeten," tambahnya.
Motivasi untuk Sesi I dan Sesi II: Jaga Integritas dan Fokus
Kepada peserta di sesi pertama dan kedua, Kadisnakertrans kembali berpesan agar tidak merasa minder ataupun terbebani dengan ketatnya persaingan ataupun mekanisme seleksi yang berlapis. Ia menekankan bahwa transparansi ujian menjadi prioritas utama agar menghasilkan SDM unggul yang siap kerja.
"Sesi pertama harus menjadi pembuka yang optimis, dan sesi kedua harus melanjutkan semangat yang sama menyala. Ingat, tantangan industri ke depan menuntut kita untuk bergerak tangkas. Jadikan momen seleksi ini sebagai langkah awal kalian berkontribusi nyata bagi daerah demi mewujudkan cita-cita Muba Maju Lebih Cepat," pungkas Sinulingga.
Ujian seleksi ini berjalan dengan tertib dan menerapkan protokol disiplin yang ketat, menjadi bukti komitmen berkelanjutan Disnakertrans Muba dalam menekan angka pengangguran melalui penguatan program vokasi terintegrasi.
MUBA - Dugaan pengelolaan Hutan Kawasan Tanpa Izin di Kecamatan Batanghari Leko Kabupaten Musi Banyuasin hingga kini belum ada penegakkan...
Sekayu- – Pelantikan Pengurus Baru Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Rahmaniyah Sekayu(IRS)diselenggarakan di Gedung Irs Sekayu Musi...
Kita merah putih Perjuangan keras meraih prestasi di ajang Lomba Atletik lari 200 meter Putri berhasil sabet emas dan Perak pertandingan yang...
SEKAYU- Atlet Kabupaten Musi Banyuasin masih menguasai panggung peraihan medali di ajang PORPROV XV Sumsel. Berdasarkan data rekapitulasi...
Porprov XV Sumsel 2025 bukan sekadar ajang olahraga bergengsi. Di tengah atmosfer kompetisi, para pengunjung juga disuguhi berbagai kuliner khas...