Kamis, 16 Juli 2026 - 04:50 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Akses Nyaris Terputus, Pemkab Muba Tanggap Darurat Pulihkan Jalan Sungai Keruh

Kamis, 9 April 2026
4 views
0
1776051615134826-4

 

MUSI BANYUASIN- Di tengah guyuran hujan yang tak kunjung reda dan jalan yang mulai rapuh digerus cuaca ekstrem, harapan warga Kecamatan Sungai Keruh perlahan kembali menyala. 

Monitoring Pemkab Muba melalui Dinas PUPR pada kondisi jalan penghubung Sungai Keruh – Jirak Jaya yang melintasi Desa Kertayu, Desa Sukalali, hingga Desa Pagar Kaya menjadi bukti nyata kehadiran Pemerintah di tengah masyarakat. 

Camat Sungai Keruh, Hendri SPd MSi menegaskan bahwa langkah cepat yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Muba melalui Dinas PUPR merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

“Monitoring ini bukan hanya melihat kondisi, tetapi memastikan bahwa penanganan di lapangan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Jalan ini adalah akses vital bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan warga,” ujar Hendri.

Ia juga mengungkapkan, pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai keluhan yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui media sosial.

“Semua masukan menjadi perhatian. Ini bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang responsif dan adaptif terhadap kondisi riil di lapangan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Muba HM Toha Tohet, SH menegaskan bahwa meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Pemkab Muba tetap berkomitmen memberikan solusi terbaik secara bertahap.

“Kami memahami betul bahwa jalan ini adalah kebutuhan utama masyarakat. Karena itu, penanganan darurat terus dilakukan agar akses tetap bisa dilalui. Ini bagian dari tanggung jawab kami dalam memastikan pelayanan dasar tetap berjalan,” tegasnya.

Menurutnya, langkah tanggap darurat ini bukan hanya soal perbaikan fisik jalan, tetapi juga menjaga stabilitas aktivitas masyarakat agar tetap produktif dan aman.

“Kami ingin masyarakat tetap bisa beraktivitas dengan nyaman, anak-anak tetap bisa bersekolah, distribusi hasil kebun lancar, dan pelayanan publik tidak terganggu,” lanjutnya.

Di tengah upaya tersebut, apresiasi pun datang dari masyarakat. Tokoh masyarakat Kecamatan Sungai Keruh, H. Syaiful BJ, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan gerak cepat Pemkab Muba.

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Pemkab Muba. Di saat kondisi sulit seperti ini, kehadiran Pemerintah benar-benar dirasakan. Ini bukan hanya soal jalan, tapi tentang kepedulian terhadap kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap perbaikan yang dilakukan dapat terus berlanjut hingga kondisi jalan kembali normal dan lebih baik ke depan.

“Semoga ke depan jalan ini bisa diperbaiki secara permanen. Tapi yang terpenting hari ini, kami merasa tidak sendiri,” tambahnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kena Hukum Baca Pancasila, Kata yang Diucapkan Emak-Emak Ini Malah Bikin Gregetan

Mon, 19 Oct 2020 01:53:24am

Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan...

Ritual Kuno Batu Peninis Mengawali Pembukaan Desa Kartun Sidareja

Mon, 19 Oct 2020 01:03:28am

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Wali Kota Tarakan Resmikan Program TNI Manunggal Membangun Desa

Mon, 19 Oct 2020 01:00:29am

Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...

20 Desa Terdampak Banjir Garut, Termasuk 25 Rumah Ibadah

Mon, 19 Oct 2020 12:59:12am

Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...

Baca Juga