Senin, 15 Juni 2026 - 06:53 WIB
Bijak Bermedia Sosial

30.000 KWH Meter Pasca Bayar di Musnahkan

Rabu, 16 Februari 2022
211 views
0
IMG20220216101301
Sebanyak 30.000 KWH meter PT Muba Elektronik Power (MEP) dimusnahkan bertempat di Workshop Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Musi Banyuasin Rabu(16/02/2022) Sekretaris daerah kabupaten Musi Banyuasin Drs H Apriyadi Msi mengapresiasi apa yang di lakukan PT MEP dalam meminimalisir penyimpanan yang terjadi yang di khawatirkan di pasang liar sehingga merugikan PT MEP Sendiri. Saya menyakini tidak ada tunggkan lagi apabila Telah mengunakan KWH Prabayar,serta diyakinkan dapat berjalan dengan baik karena tidak ada lagi salah catat, Dengan hadir Meter prabayar ini tentu masyarakat Dapat mengatur pengeluaran sendiri dengan menghemat pemakaian,tentu apabila habis pulsa masyarakat harus membeli dulu pulsa atau toketnya untuk mendapatkan aliran listrik. Direktur PT Muba Elektronik Power (MEP)Augie Bunyamin menyampaikan migrasi kWh meter pasca bayar ke prabayar yang kita laksanakan mulai bulan Desember 2020 sampai dengan bulan Juni 2021 telah mencapai 100” dengan jumlah pelanggan 48.833 pelanggan, yang terdiri dari 46.774 pelanggan exist (kWh replace) dan 2.059 untuk pelanggan pasang baru. Lanjutnya dengan telah di migrasi nya kwh meter ini, tidak terjadi lagi tunggakan rekening listrik yang selama ini menjadi momok dan persoalan yang tak kunjung terpecahkan di PT MEP. "Tahun 2021 PT MEP telah mampu melunasi hutang kepada PLN sebesar 38 Miliar lebih, dan sejak Bulan Juli 2021 Tidak terjadi lagi keterlambatan pembayaran kepada PLN yang membuat MEP terus dibebani denda sebesar 9 persen perbulan atas keterlambatan pembayaran, Dengan dilakukannya penghancuran kwhmeter pascabayar ini, juga akan meminimalisir terjadinya penyalahgunaan aset kwh meter oleh oknum - oknum yang mengatas namakan PT MEP, yang melakukan pemasangan listrik secara ilegal di lapangan, Penghancuran kwhmeter pascabayar ini juga menindaklanjuti notulen Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT MEP tahun 2021 yang telah dilaksanakan pada bulan Januari 2021. Pada Kesempatan pertama hari ini, Akan dilakukan penghancuran kwh meter pascabayar sejumlah 30.000 unit, dari 46.774 unit total seluruh pelanggan PT MEP yang menggunakan kwh meter pascabayar. Sisa nya 16.774 sedang dilakukan pendataan oleh tim MEP. Saat di tanya untuk keuntungan yang Telah di dapatkan dari migrasi kWh meter pasca bayar ke prabayar, Augie Bunyamin mengatakan bahwa masih dalam proses di hitung akuntan publik.tutupnya
0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Ritual Kuno Batu Peninis Mengawali Pembukaan Desa Kartun Sidareja

Mon, 19 Oct 2020 01:03:28am

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Wali Kota Tarakan Resmikan Program TNI Manunggal Membangun Desa

Mon, 19 Oct 2020 01:00:29am

Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...

20 Desa Terdampak Banjir Garut, Termasuk 25 Rumah Ibadah

Mon, 19 Oct 2020 12:59:12am

Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...

Pesona Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman, Dilengkapi Info Lokasi dan Harga Tiket

Mon, 19 Oct 2020 12:57:11am

Liputan6.com, Jakarta Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman merupakan sebuah desa dengan pemandangan yang bersih dan tertata rapi. Suasana yang...

Baca Juga