Selasa, 9 Juni 2026 - 07:00 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Sekda Muba Turun Langsung Genjot PAD, Instruksikan Optimalisasi Pajak Daerah dan Penguatan UMKM

Selasa, 7 April 2026
5 views
0
IMG-20260408-WA0027-800x600

MUSI BANYUASIN- Sekda Muba, Drs Syafaruddin MSi, bergerak cepat memperkuat fondasi fiskal daerah. Melalui rangkaian silaturahmi dan konsolidasi internal di Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), Dinas Koperasi dan UKM, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Selasa (7/4/2026), Sekda menegaskan pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai kunci percepatan pembangunan.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Muba dibawah komando Bupati Muba HM Toha Tohet SH dan Wakil Bupati Abdur Rohman Husen tengah mendorong akselerasi kemandirian fiskal di tengah tantangan keterbatasan transfer pusat. Di hadapan jajaran BPPRD, Sekda Syafaruddin secara tegas meminta seluruh pegawai meningkatkan kinerja dan inovasi dalam menggali potensi pajak dan retribusi daerah.

Menurutnya, PAD bukan sekadar angka dalam laporan keuangan, melainkan instrumen strategis untuk menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Seluruh jajaran harus maksimal. Setiap potensi pendapatan harus diinventarisir dan dioptimalkan. Ini bagian dari tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkan Muba Maju Lebih Cepat,” tegasnya.

Ia menekankan, pengelolaan pajak daerah harus dilakukan secara profesional, berbasis data, serta didukung sistem yang transparan dan akuntabel. Digitalisasi dan pemetaan potensi ekonomi lokal dinilai menjadi langkah krusial dalam meningkatkan efektivitas penerimaan daerah.

Tak hanya sektor pajak, Sekda Muba juga menaruh perhatian serius pada penguatan ekonomi kerakyatan. Dalam kunjungannya ke Dinas Koperasi dan UKM, ia mendorong peran strategis pelaku usaha kecil dan menengah sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Menurutnya, penguatan UMKM akan berdampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi lokal yang pada akhirnya berkontribusi terhadap PAD.

“UMKM harus naik kelas. Dinas terkait harus hadir memberikan pendampingan, akses permodalan, dan perluasan pasar. Ini bagian dari ekosistem besar peningkatan pendapatan daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Kepala BPPRD Muba, Noor Yosepth Zaath ST MT merespons arahan tersebut dengan komitmen kuat. Ia memastikan jajarannya akan bekerja maksimal dalam mengidentifikasi dan menginventarisir sumber-sumber pendapatan baru yang berpotensi meningkatkan PAD.

“Kami akan fokus memetakan potensi yang belum tergarap secara optimal, sekaligus memperkuat pengawasan dan pelayanan agar penerimaan daerah bisa meningkat signifikan,” pungkasnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

KOALISI PENEGAK HUKUM DAN HAM PAPUA

Fri, 3 Sep 2021 05:59:31am

  KITA MERAH PUTIH.COM KAJATI PAPUA MELALUI KAJARI JAYAPURA DILARANG MENGABAIKAN PEMENUHAN HAK-HAK VIKTOR F YEIMO SEBAGAI TERDAKWA “Jaksa...

Polres Muba Akan Bangun Media Center

Fri, 3 Sep 2021 05:46:16am

Kitamerah Putih.com Polres Musi Banyuasin berencana akan membangun Media Center demikian di sampaikan Kapolres Muba Akbp. Alamsyah...

Aset Kelengkapan Rumah Produksi Pengolahan Tahu di Desa Sialang Agung,Patut di Pertanyakan

Fri, 3 Sep 2021 12:26:05am

Kitamerah Putih.com Jumat, 03 September 2021MUBA - SUMSEL, Salah Satu Aset yang katanya di kelola Dinas Perdagangan, Pasar dan Industri kabupaten...

Wujudkan Satu Data Indonesia, Ini yang Dilakukan Pemkab Muba

Wed, 1 Sep 2021 08:37:32am

SEKAYU- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Kominfo menggelar Focus Group Discussion (FGD) Konsep Satu Data Indonesia di Daerah Tingkat...

Pesan Ketua STIHURA:Jaga Nama Alamater Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Rahmaniyah(STIHURA)

Wed, 1 Sep 2021 08:17:28am

Sebanyak 46 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Rahmaniyah(STIHURA) melaksanakan yudisium ke XXIV di Gedung yayasan ...

Baca Juga