Minggu, 14 Juni 2026 - 08:11 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Sekda Muba Turun Langsung Genjot PAD, Instruksikan Optimalisasi Pajak Daerah dan Penguatan UMKM

Selasa, 7 April 2026
6 views
0
IMG-20260408-WA0027-800x600

MUSI BANYUASIN- Sekda Muba, Drs Syafaruddin MSi, bergerak cepat memperkuat fondasi fiskal daerah. Melalui rangkaian silaturahmi dan konsolidasi internal di Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), Dinas Koperasi dan UKM, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Selasa (7/4/2026), Sekda menegaskan pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai kunci percepatan pembangunan.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Muba dibawah komando Bupati Muba HM Toha Tohet SH dan Wakil Bupati Abdur Rohman Husen tengah mendorong akselerasi kemandirian fiskal di tengah tantangan keterbatasan transfer pusat. Di hadapan jajaran BPPRD, Sekda Syafaruddin secara tegas meminta seluruh pegawai meningkatkan kinerja dan inovasi dalam menggali potensi pajak dan retribusi daerah.

Menurutnya, PAD bukan sekadar angka dalam laporan keuangan, melainkan instrumen strategis untuk menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Seluruh jajaran harus maksimal. Setiap potensi pendapatan harus diinventarisir dan dioptimalkan. Ini bagian dari tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkan Muba Maju Lebih Cepat,” tegasnya.

Ia menekankan, pengelolaan pajak daerah harus dilakukan secara profesional, berbasis data, serta didukung sistem yang transparan dan akuntabel. Digitalisasi dan pemetaan potensi ekonomi lokal dinilai menjadi langkah krusial dalam meningkatkan efektivitas penerimaan daerah.

Tak hanya sektor pajak, Sekda Muba juga menaruh perhatian serius pada penguatan ekonomi kerakyatan. Dalam kunjungannya ke Dinas Koperasi dan UKM, ia mendorong peran strategis pelaku usaha kecil dan menengah sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Menurutnya, penguatan UMKM akan berdampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi lokal yang pada akhirnya berkontribusi terhadap PAD.

“UMKM harus naik kelas. Dinas terkait harus hadir memberikan pendampingan, akses permodalan, dan perluasan pasar. Ini bagian dari ekosistem besar peningkatan pendapatan daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Kepala BPPRD Muba, Noor Yosepth Zaath ST MT merespons arahan tersebut dengan komitmen kuat. Ia memastikan jajarannya akan bekerja maksimal dalam mengidentifikasi dan menginventarisir sumber-sumber pendapatan baru yang berpotensi meningkatkan PAD.

“Kami akan fokus memetakan potensi yang belum tergarap secara optimal, sekaligus memperkuat pengawasan dan pelayanan agar penerimaan daerah bisa meningkat signifikan,” pungkasnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Karan Karnedi bersama HIMASADA Bagikan Bansos Untuk Masyarakat Sanga Desa

Thu, 14 Oct 2021 04:30:41pm

  MUBA - Bentuk Kepedulian terhadap Sesama di Masa Pandemi COVID-19, Anggota DPRD Muba Karan Karnedi SH bersama Himpunan Mahasiswa Sanga Desa...

Dance Yulian Flassy SE M,Si Di berhentikan dengan hormat dari jabatannya

Thu, 14 Oct 2021 04:25:36pm

KITA MERAH PUTIH.COM Disaat Semua Mata Tertuju Pada Final Sepak Bola Putra PON XX Papua vs NAD, Gedung Negara Menjadi Saksi Pelaksanaan Pelantikan...

Pemeran dan Penyebar Video Syur Akhirnya di tangkap polisi

Thu, 14 Oct 2021 04:06:12pm

Kitamerah putih.com Sempat menjadi Artis dadakan film xxx,yang menyebar di media sosial sempat menjadi perbincangan yang hangat yang Sangat...

Perselisihan antara Mukti dan Husni Taufik Dengan Pengadilan Agama Sekayu diahiri Sepakatan Perdamaian

Thu, 14 Oct 2021 03:20:52pm

  Kitamerahputih. Com Setelah melakukan mediasi Selasa, 5 Oktober 2021, bertempat di Pengadilan Negeri Sekayu dalam proses mediasi perkara...

MENAMBAH WAWASAN DAN KECINTAAN WBP, WAWAN IRAWAN: PROGRAM KAJIAN TEMATIK AL-QUR’AN AKAN JADI UNGGULAN

Thu, 14 Oct 2021 04:18:37am

  Banyuasin – Bertempat di Masjid Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Banyuasin, sejumlah narapidana tampak bersemangat...

Baca Juga