Senin, 15 Juni 2026 - 01:50 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Sekda Muba Turun Langsung Genjot PAD, Instruksikan Optimalisasi Pajak Daerah dan Penguatan UMKM

Selasa, 7 April 2026
6 views
0
IMG-20260408-WA0027-800x600

MUSI BANYUASIN- Sekda Muba, Drs Syafaruddin MSi, bergerak cepat memperkuat fondasi fiskal daerah. Melalui rangkaian silaturahmi dan konsolidasi internal di Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), Dinas Koperasi dan UKM, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Selasa (7/4/2026), Sekda menegaskan pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai kunci percepatan pembangunan.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Muba dibawah komando Bupati Muba HM Toha Tohet SH dan Wakil Bupati Abdur Rohman Husen tengah mendorong akselerasi kemandirian fiskal di tengah tantangan keterbatasan transfer pusat. Di hadapan jajaran BPPRD, Sekda Syafaruddin secara tegas meminta seluruh pegawai meningkatkan kinerja dan inovasi dalam menggali potensi pajak dan retribusi daerah.

Menurutnya, PAD bukan sekadar angka dalam laporan keuangan, melainkan instrumen strategis untuk menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Seluruh jajaran harus maksimal. Setiap potensi pendapatan harus diinventarisir dan dioptimalkan. Ini bagian dari tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkan Muba Maju Lebih Cepat,” tegasnya.

Ia menekankan, pengelolaan pajak daerah harus dilakukan secara profesional, berbasis data, serta didukung sistem yang transparan dan akuntabel. Digitalisasi dan pemetaan potensi ekonomi lokal dinilai menjadi langkah krusial dalam meningkatkan efektivitas penerimaan daerah.

Tak hanya sektor pajak, Sekda Muba juga menaruh perhatian serius pada penguatan ekonomi kerakyatan. Dalam kunjungannya ke Dinas Koperasi dan UKM, ia mendorong peran strategis pelaku usaha kecil dan menengah sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Menurutnya, penguatan UMKM akan berdampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi lokal yang pada akhirnya berkontribusi terhadap PAD.

“UMKM harus naik kelas. Dinas terkait harus hadir memberikan pendampingan, akses permodalan, dan perluasan pasar. Ini bagian dari ekosistem besar peningkatan pendapatan daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Kepala BPPRD Muba, Noor Yosepth Zaath ST MT merespons arahan tersebut dengan komitmen kuat. Ia memastikan jajarannya akan bekerja maksimal dalam mengidentifikasi dan menginventarisir sumber-sumber pendapatan baru yang berpotensi meningkatkan PAD.

“Kami akan fokus memetakan potensi yang belum tergarap secara optimal, sekaligus memperkuat pengawasan dan pelayanan agar penerimaan daerah bisa meningkat signifikan,” pungkasnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Lantik TP PKK Desa, Susy Imelda Beni Dorong Semangat Pengembangan Potensi Perempuan dan Kearifan Lokal

Fri, 11 Mar 2022 01:16:44pm

IniLAWANG WETAN, - Wakil Ketua I Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan dan Keluarga Kabupaten Musi Banyuasin Susy Imelda Beni melantik Ketua TP...

403 Peserta Ikut Memeriahkan Lomba Patroli Keamanan Sekolah (PKS)

Thu, 10 Mar 2022 01:49:46pm

Sebanyak 403 Peserta Ikut Memeriahkan Lomba Patroli Keamanan Sekolah (PKS)terdiri dari 13 sekolah,7 SMP ,6 SMA tingkat kecamatan Sekayu, bertempat di...

5,3 Ton Minyak Goreng di Gelontorkan di Plakat Tinggi

Tue, 8 Mar 2022 12:57:27am

PLAKAT TINGGI, - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muba kembali menggelar operasi pasar minyak goreng. Kali...

Eksekutif – Legislatif Setujui Jadwal Pembahasan LKPJ dan Rencana Kerja DPRD Muba

Mon, 7 Mar 2022 07:44:31am

SEKAYU, -Eksekutif dan Legislatif Musi Banyuasin setujui jadwal pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kabupaten Muba Tahun...

50 Tahun Gerakan PKK, Susy Imelda Beni Beri Semangat PKK Desa dan Kelurahan

Fri, 4 Mar 2022 01:25:54pm

SEKAYU, - Bertepatan dengan Hari Gerakan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga ke-50 tahun, Wakil Ketua I Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi...

Baca Juga