Selasa, 9 Juni 2026 - 11:14 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Sekda Muba Turun Langsung Genjot PAD, Instruksikan Optimalisasi Pajak Daerah dan Penguatan UMKM

Selasa, 7 April 2026
4 views
0
IMG-20260408-WA0027-800x600

MUSI BANYUASIN- Sekda Muba, Drs Syafaruddin MSi, bergerak cepat memperkuat fondasi fiskal daerah. Melalui rangkaian silaturahmi dan konsolidasi internal di Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), Dinas Koperasi dan UKM, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Selasa (7/4/2026), Sekda menegaskan pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai kunci percepatan pembangunan.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Muba dibawah komando Bupati Muba HM Toha Tohet SH dan Wakil Bupati Abdur Rohman Husen tengah mendorong akselerasi kemandirian fiskal di tengah tantangan keterbatasan transfer pusat. Di hadapan jajaran BPPRD, Sekda Syafaruddin secara tegas meminta seluruh pegawai meningkatkan kinerja dan inovasi dalam menggali potensi pajak dan retribusi daerah.

Menurutnya, PAD bukan sekadar angka dalam laporan keuangan, melainkan instrumen strategis untuk menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Seluruh jajaran harus maksimal. Setiap potensi pendapatan harus diinventarisir dan dioptimalkan. Ini bagian dari tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkan Muba Maju Lebih Cepat,” tegasnya.

Ia menekankan, pengelolaan pajak daerah harus dilakukan secara profesional, berbasis data, serta didukung sistem yang transparan dan akuntabel. Digitalisasi dan pemetaan potensi ekonomi lokal dinilai menjadi langkah krusial dalam meningkatkan efektivitas penerimaan daerah.

Tak hanya sektor pajak, Sekda Muba juga menaruh perhatian serius pada penguatan ekonomi kerakyatan. Dalam kunjungannya ke Dinas Koperasi dan UKM, ia mendorong peran strategis pelaku usaha kecil dan menengah sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Menurutnya, penguatan UMKM akan berdampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi lokal yang pada akhirnya berkontribusi terhadap PAD.

“UMKM harus naik kelas. Dinas terkait harus hadir memberikan pendampingan, akses permodalan, dan perluasan pasar. Ini bagian dari ekosistem besar peningkatan pendapatan daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Kepala BPPRD Muba, Noor Yosepth Zaath ST MT merespons arahan tersebut dengan komitmen kuat. Ia memastikan jajarannya akan bekerja maksimal dalam mengidentifikasi dan menginventarisir sumber-sumber pendapatan baru yang berpotensi meningkatkan PAD.

“Kami akan fokus memetakan potensi yang belum tergarap secara optimal, sekaligus memperkuat pengawasan dan pelayanan agar penerimaan daerah bisa meningkat signifikan,” pungkasnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

15.000 Santri Akan Hadir pada Acara Puncak Peringatan HSN

Tue, 31 Oct 2023 06:22:58am

MUBA - Pemkab Musi Banyuasin (Muba) bersama pengurus Pondok Pesantren Kabupaten Muba akan menggelar acara puncak Hari Santri Nasional (HSN) tahun...

Keren, UPT Puskesmas Ulak Paceh Raih Akreditasi Paripurna

Mon, 30 Oct 2023 06:26:37am

MUBA - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Ulak Paceh mendapatkan Akreditasi Tingkat Paripurna dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia...

Hari Sumpah Pemuda ke-95, Pemkab Muba Serahkan Bantuan Bagi Wirausaha Muda

Sun, 29 Oct 2023 06:29:56am

SEKAYU – Pemkab Musi Banyuasin (Muba) melaksanakan Peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Silaturahmi Kebangsaan Organisasi Kepemudaan Dalam Rangka...

Pj Bupati Muba Hadiahkan Muhammad Novan Alfaridzi Uang sebesar Rp 25 juta

Sat, 28 Oct 2023 06:35:25am

Sekayu, Muba- Malam opening ceremony Muba Expo 2023 dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kabupaten Muba ke 67 Tahun 2023 dengan tema...

Scan Barcodenya dan Pengunjung Langsung Baca Isi Bukunya di Handphone

Fri, 27 Oct 2023 06:38:51am

SEKAYU - Pemkab Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) menggandeng PT. Micepro Indonesia telah meluncurkan buku...

Baca Juga