Kita Merah putih.com Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin Selalu berinovasi dalam meningkatkan sumber daya manusia salah satunya meningkatkan kreativitas keilmuan bagi tenaga pengajar Pendidikan usia dini(Paud) dengan menghadirkan Founder Gurame Pusat, Deden HMS di Opproom Pemkab Muba,Kamis(16/06/2022)

Kepala Dinas pendidikan kabupaten Musi Banyuasin Iskandar Syahrianto, S.STP, MH menyampaikan bahwa Quantum Teaching adalah sebuah metode belajar yang dinamis dengan melakukan interaksi bersama siswa. Guru dituntut untuk selalu melibatkan mereka dalam pembelajaran sebagai subjek, bukan objek. Tujuannya agar tercipta kegembiraan dalam belajar. Selain itu siswa menjadi lebih percaya diri dalam mengutarakan pendapatnya di dalam kelas.
Metode ini berpegangteguh pada pedoman "Bawalah Dunia Siswa ke Dunia Guru dan Antarkan Dunia Guru ke Dunia Siswa". Berdasarkan asas tersebut, suasana yang interaktif adalah goal utama yang harus dicapai oleh guru. Membangun kedekatan bersama mereka tentu menjadi hal yang mutlak. Lakukan langkah tersebut secara perlahan namun terus berkesinambungan.
Dengan kita mengundang Narasumber Deden HMS menjadi bekal tersendiri bagi tenaga pengajar yang merupakan ujung tombak pendidikan.
Kami mengucapkan terima kasih kepada Tenaga Kependidikan Anak Usia DiniIndonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Musi Banyuasin yang telah mennyelanqrakan Workshop Guru Asyik dan Menyenangkan(GURAME) dengan Tema “Aplikasi Quantum Teaching dalam Pembelajaran.insya Allah untuk tahun kedepan kita adakan setiap tahunnya.tutupnya
Ketua Himpaudi Kabupaten Muba Yulia Sari SPd, mengatakan ada 580 tenaga pendidik usia dini tersebar di 15 kecamatan di kabupaten Musi Banyuasin yang di hadirkan pada acara ini semoga bermanfaat untuk semua tenaga pengajar khususnya Pendidikan usia dini.
Sementara itu Founder Gurame Pusat, Deden HMS menyampaikan kepada semua yang Hadir bahwa sebagai tenaga pengajar
Harus betulan bukan kebetulan karena dengan mengajarkan dengan baik tidak ada keterpaksaan yang bersumber hati.
Untuk tenaga pengajar di harus kreatif untuk mengajak minat anak untuk memperhatikan dengan kemampuan baik secara visualisasi Mulai dari opening kelas, sapaan guru, alat peraga yang digunakan, dan semua yang dilakukan oleh guru punya tujuan yang jelas. Tujuan tersebut tentu tidak lain adalah menumbuhkan semangat belajar siswa dalam memahami pelajaran.
Sebagai guru, Anda sebaiknya menyiapkan segala sesuatu yang hendak dilakukan di kelas dengan matang. Hindari masuk ke kelas dengan kepala kosong. Apapun interaksi yang Anda lakukan akan berpengaruh terhadap perkembangan siswa.jelasnya(Jay)
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kapolres Musi Banyuasin (Muba) menunjukkan kepedulian nyata terhadap kesejahteraan seluruh anggotanya. Dalam...
SEKAYU – Memasuki pertengahan bulan suci Ramadan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar acara...
TULUNGAGUNG – Insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan umum Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, tepatnya di depan GOR Boro pada...
SEKAYU, MUSI BANYUASIN – Fenomena penyebaran informasi palsu melalui situs web ilegal kini kian meresahkan masyarakat, khususnya para pencari kerja...
Kita Merah Putih.com Kantor Hukum Dr. Wandi Subroto, S.H., M.H. dan Aan Adi Kusuma, S.H. resmi melayangkan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH)...