Senin, 28 September 2026 - 07:29 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Warga Muba Tuntut Sikap DPRD terkait Angkutan dan Aktifitas batu bara Serta Polemik Tapal Batas

Kamis, 28 September 2023
370 views
0
IMG20230927113743_01

 

Kita merah putih.com Aktivitas Tambang di kabupaten Musi Banyuasin membuat masyarakat resah mulai dari perbatasan yang Sekarang ini terus memanas antara Masyarakat Musi Banyuasin dengan Musi Rawas Utara beberapa media Nasional seperti TV one mengabarkan terjadi bentrok di perbatasan

https://youtu.be/2tGlL_GgmKE?si=qJ4ibAQCdITX1TWn

Aktivitas Pengakutan Batu Bara Milik PT. Gorby Putra Utama (GPU) Melalui mitranya PT Musi Mitra Jaya yang sekarang ini jalan yang di lalui penuh debu berterbangan sempat masyarakat pangkalan Bulian menyetop angkutan batu bara di Daerah Pangkalan Bulian  karena debu  telah menganggu kesehatan masyarakat.

 

 

Terungkap juga saat Rapat dengar pendapat di ruang Rapat DPRD kabupaten Musi Banyuasin kemarin Rabu (27/09/2023)Kades Pulau Gading Sulaiman Mengeluhkan hal yang sama jalan  berdebu akibat perlintasan jalan batu bara  menuju  ke Pelabuhan, Mengganggu kesehatan warga,serta Rumah warga tidak bisa bersih karena debu yang sangat tebal.

Beberapa keluhan masyarakat membuat Aktivis Musi Banyuasin Satoto waliun ketua Laskar merah putih Markas cabang Musi Banyuasin Angkat bicara karena   Permasalahan Aktivitas Angkutan dan Kegiatan Perusahaan Tambang di Wiayah Kabupaten Musi Banyuasin sangat meresahkan dan membuat Masyarakat susah,

Dalam Rapat dengar pendapat bersama DPRD kabupaten Musi Banyuasin kemarin Kamis(27/09/2023) Satoto mengatakan bahwa pemerintah harus tegas jangan sampai permasalahan ini menjadi konflik berkepanjangan, ujarnya

"Kami juga Meminta Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin Agar membentuk Pansus kordinasi,antar lembaga serta melihat langsung fakta dilapangkan Serta dilihat ulang Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 76 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 50 Tahun 2014 Tentang Batas Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Dengan Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan

"Tujuan kita cek di lapangan melihat Secara langsung  aktivitas Tambang serta Aktivitas Angkutan dan Kegiatan Perusahaan Tambang di Wiayah Kabupaten Musi Banyuasin kita lihat dampaknya terhadap masyarakat,Hutan lindung,serta Apa saja kerugian yang timbul terhadap aktivitas tersebut.

Ditambahkannya Perbatasan yang tidak jelas akan menimbulkan konflik pemilu Karena ini akan menjadi Permasalahan pemilih nantinya dan memicu kecurangan Karena ketidak jelasan wilayah

Secara tegas Satoto waliun mengatakan bahwa Permendagri nomor 76 tahun 2014 perubahan atas Permendagri nomor 50 tahun 2014.wilayah kegiatan tambang batu bara tersebut masuk wilayah Muba di buktikan adalah Polsek dan Koramil Wilayah Musi Banyuasin jadi intinya Permendagri nomor 76 tahun 2014 dapat di gugat, tutupnya

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua |! DPRD Jonkenedi, SIP.,M.Si dihadiri Anggota DPRD Ziadatulher, SE.,MH, Alpian, Edi Pramono, H. Yudi Trikarya, SH, H. Rabik, SE, Dedi Zulkarnain, SE dan Dwi Hayati Lehhar, A.Md, Asisten | Setda Muba, Sekretaris DPRD Marko Susanto, S.STP.,M.Si, Kapolres Muba, Dandim 0401/Muba, Kejaksaan Negeri Sekayu, Bagian Hukum Setda Muba, Bagian Tata Pemerintahan Setda Muba, Bagian Sumber Daya Alam Setda Muba, Dinas Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Sumsel, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumsel, Kepala BPN Muba, Dinas Lingkungan Hidup Muba, Dinas Perkebunan Muba, Dinas Perhubungan Muba, DPMPTSP, Dinas PUPR, Sat. POLPP, Satgas Karhutla Mub, Kepala Seksi Wilayah III Balai Pengamanan dan Penegak Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Sumatera, Kepala UPTD KPH Wilayah I Meranti I Muba, Ketua PWI Muba, Camat Bayung Lencir, Camat Batanghari Leko, Camat Tungkal Jaya, Camat Sanga Desa, Kades Tampang Baru, Kades Pangkalan Bayat, Kades Telang, Kades Simpang Bayat, Kades Pulai Gading.

Konflik Pertambangan kian Mamanas Aktivis Muba Dorong pemerintah buat Pansus lintas

Warga Muba Keluhkan Aktifitas Angkutan dan Stockpile Batu Bara, DPRD di minta Bersikap

warga Muba tuntut sikap DPRD terkait Angkutan dan Aktifitas batu bara serta Polemik Tapal Batas

Aktivitas Tambang di kabupaten Musi Banyuasin membuat masyarakat resah mulai dari perbatasan yang Sekarang ini terus memanas antara Masyarakat Musi Banyuasin dengan Musi Rawas Utara beberapa media Nasional seperti TV one mengabarkan terjadi bentrok di perbatasan

https://youtu.be/2tGlL_GgmKE?si=qJ4ibAQCdITX1TWn

Aktivitas Pengakutan Batu Bara Milik PT. Gorby Putra Utama (GPU) Melalui mitranya PT Musi Mitra Jaya yang sekarang ini jalan yang di lalui penuh debu berterbangan sempat masyarakat pangkalan Bulian menyetop angkutan batu bara di Daerah Pangkalan Bulian  karena debu  telah menganggu kesehatan masyarakat.

Terungkap juga saat Rapat dengar pendapat di ruang Rapat DPRD kabupaten Musi Banyuasin kemarin Rabu (27/09/2023)Kades Pulau Gading Sulaiman Mengeluhkan hal yang sama jalan  berdebu akibat perlintasan jalan batu bara  menuju  ke Pelabuhan, Mengganggu kesehatan warga,serta Rumah warga tidak bisa bersih karena debu yang sangat tebal.

Beberapa keluhan masyarakat membuat Aktivis Musi Banyuasin Satoto waliun ketua Laskar merah putih Markas cabang Musi Banyuasin Angkat bicara karena   Permasalahan Aktivitas Angkutan dan Kegiatan Perusahaan Tambang di Wiayah Kabupaten Musi Banyuasin sangat meresahkan dan membuat Masyarakat susah,

Dalam Rapat dengar pendapat bersama DPRD kabupaten Musi Banyuasin kemarin Kamis(27/09/2023) Satoto mengatakan bahwa pemerintah harus tegas jangan sampai permasalahan ini menjadi konflik berkepanjangan, ujarnya

"Kami juga Meminta Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin Agar membentuk Pansus kordinasi,antar lembaga serta melihat langsung fakta dilapangkan Serta dilihat ulang Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 76 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 50 Tahun 2014 Tentang Batas Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Dengan Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan

"Tujuan kita cek di lapangan melihat Secara langsung  aktivitas Tambang serta Aktivitas Angkutan dan Kegiatan Perusahaan Tambang di Wiayah Kabupaten Musi Banyuasin kita lihat dampaknya terhadap masyarakat,Hutan lindung,serta Apa saja kerugian yang timbul terhadap aktivitas tersebut.

Ditambahkannya Perbatasan yang tidak jelas akan menimbulkan konflik pemilu Karena ini akan menjadi Permasalahan pemilih nantinya dan memicu kecurangan Karena ketidak jelasan wilayah

Secara tegas Satoto waliun mengatakan bahwa Permendagri nomor 76 tahun 2014 perubahan atas Permendagri nomor 50 tahun 2014.wilayah kegiatan tambang batu bara tersebut masuk wilayah Muba di buktikan adalah Polsek dan Koramil Wilayah Musi Banyuasin jadi intinya Permendagri nomor 76 tahun 2014 dapat di gugat, tutupnya

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua |! DPRD Jonkenedi, SIP.,M.Si dihadiri Anggota DPRD Ziadatulher, SE.,MH, Alpian, Edi Pramono, H. Yudi Trikarya, SH, H. Rabik, SE, Dedi Zulkarnain, SE dan Dwi Hayati Lehhar, A.Md, Asisten | Setda Muba, Sekretaris DPRD Marko Susanto, S.STP.,M.Si, Kapolres Muba, Dandim 0401/Muba, Kejaksaan Negeri Sekayu, Bagian Hukum Setda Muba, Bagian Tata Pemerintahan Setda Muba, Bagian Sumber Daya Alam Setda Muba, Dinas Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Sumsel, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumsel, Kepala BPN Muba, Dinas Lingkungan Hidup Muba, Dinas Perkebunan Muba, Dinas Perhubungan Muba, DPMPTSP, Dinas PUPR, Sat. POLPP, Satgas Karhutla Mub, Kepala Seksi Wilayah III Balai Pengamanan dan Penegak Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Sumatera, Kepala UPTD KPH Wilayah I Meranti I Muba, Ketua PWI Muba, Camat Bayung Lencir, Camat Batanghari Leko, Camat Tungkal Jaya, Camat Sanga Desa, Kades Tampang Baru, Kades Pangkalan Bayat, Kades Telang, Kades Simpang Bayat, Kades Pulai Gading.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Korsleting Kabel Induk Depan Sekolah Muhammadiyah Sekayu Berhasil Dijinakkan Damkar Muba dalam 7 Menit

Tue, 14 Jul 2026 01:17:10pm

  SEKAYU, MUBA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bergerak cepat mengatasi insiden kebakaran...

Bidik Juara Umum Lagi, Polres Muba Buka Pusat Latihan Silat untuk Lestarikan Budaya

Tue, 14 Jul 2026 02:47:22am

SEKAYU, 13 JULI 2026 – Pasca sukses besar menyabet predikat Juara Umum pada ajang Kapolda Cup II 2026 dengan torehan 27 medali, Kepolisian Resor...

Pantang Surut Diterjang Kantuk: Dedikasi 24 Jam Damkar Muba Jinakkan Api di Tengah Malam

Sun, 12 Jul 2026 11:52:31pm

SEKAYU – Ketika sebagian besar warga Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tengah terlelap dalam buaian mimpi, alarm darurat justru berbunyi keras di...

JUARA UMUM KAPOLDA CUP II 2026: Ketua Himssi GP Muba Beri Apresiasi Tinggi Atas Dominasi Prestasi Polres Muba

Sun, 12 Jul 2026 09:22:47am

SEKAYU, 12 JULI 2026 – Keberhasilan spektakuler Kepolisian Resor (Polres) Musi Banyuasin (Muba) dalam menyabet predikat Juara Umum pada ajang...

Polres Muba Borong 27 Medali dan Sabet Juara Umum di Kapolda Cup VI 2026, Duet Aipda Juendi & Aiptu Martin Dedi Martin Raih Emas Badminton

Sun, 12 Jul 2026 09:16:12am

SEKAYU, 12 JULI 2026 – Prestasi gemilang dan membanggakan kembali diukir oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Musi Banyuasin (Muba) dalam ajang...

Baca Juga