Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:40 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Dinilai banyak kejanggalan PPDB SMA di Tulungagung, Laskar Merah Putih surati Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk tuntut Keterbukaan.

Kamis, 20 Juli 2023
420 views
0
IMG-20230720-WA0086

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tulungagung 2023 kembali menjadi sorotan. Pelaksanaan kebijakan yang diterapkan di tahun ini ditengarai menjadi sebab banyaknya kejanggalan yang terjadi.

Hendri Dwiyanto selaku Ketua Laskar Merah Putih Macab Tulungagung menyampaikan, mulai dari Jalur Afirmasi , Jalur Prestasi hingga Zonasi , Perpindahan kerja Orag tua. ditemukan beberapa kejanggalan antara lain banyak siswa yang terdaftar diluar jarak yang ditentukan masuk melalui jalur Zonasi.

"Selain itu pada Jalur Prestasi, juga ditemukan beberapa kejanggalan seperti telah mendapat banyak berbagai prestasi di bidang olahraga, namun tidak diterima". ungkap Hendri. Kamis (20/07/2023)

Laskar Merah Putih mendorong Kacabdindik Tulungagung & Trenggalek sebagai kepanjangan tangan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk lebih ketat mengawasi dan mengevaluasi proses Penerimaan Peserta Didik Baru di Tulungagung. Jangan sampai ada titipan didasarkan atas alasan-alasan subjektif dengan melebihikan Pagu yang sudah ditetapkan. Kalau perlu evaluasi total data yang sudah masuk.

Ditemui dikantor LMP Tulungagung, Hendri menyatakan wajib Transparansi dilakukan dalam PPDB SMA. 

"Jika tidak dibarengi dengan layanan yang Responsif dan terbuka dari Dinas Pendidikan, tidak salah apabila banyak masyarakat berasumsi bahwa PPDB tahun ini akan memakan korban. Bagi yang kurang berhak mengambil jatah yang lebih berhak. Atau menjadi momen saling terkam dan saling resah antar pelajar dan orangtua murid," jelasnya.

Hendri mendorong agar Kacabdindik Tulungagung Trenggalek lebih terbuka terhadap proses diskusi dengan pihak-pihak di luar instansinya, seperti unsur Dewan Pendidikan, DPRD, pengamat, Ormas, serta komunitas orangtua murid dan pelajar untuk menyediakan layanan PPDB yang terbaik bagi calon siswa.

"PPDB harusnya menjadi momen transisi pendidikan yang memerdekakan, bukan terus menerus menjadi momok bagi semua. Urusan pendidikan adalah urusan bersama yang menyangkut masa depan, bukan urusan Dinas Pendidikan sendirian," pungkasnya.

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Momentum Kemerdekaan Bapenda Tulungagung Dorong Masyarakat Manfaatkan Program Pembebasan dan Bebas Denda Pajak Daerah 2026

Thu, 27 Aug 2026 02:29:53am

  TULUNGAGUNG — Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Badan Pendapatan Daerah...

JEJAK ASAP DI BLOK L 25: MENUNTUT TANGGUNG JAWAB PT INDOFOOD ATAS KARHUTLA DI BAYUNG LENCIR

Sat, 22 Aug 2026 03:46:06pm

  MUBA — Kabut asap pekat kembali menyelimuti kawasan perkebunan kelapa sawit PT Swadaya Bhakti NegaraMas (anak perusahaan PT Indofood) di...

REKLAME TAK BAYAR PAJAK, BAPENDA MUBA TEMPEL STIKER TEGURAN

Thu, 13 Aug 2026 11:46:48am

  SEKAYU, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melakukan peneguran kepada Wajib Pajak (WP) yang belum melunasi...

Tujuh Bulan Berjalan, Parkir Berlangganan Sumbang PAD Tulungagung Rp 6,95 Miliar

Wed, 5 Aug 2026 01:49:20am

Tulungagung – Penerapan sistem parkir berlangganan di Kabupaten Tulungagung terbukti memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan Pendapatan...

Tujuh Bulan Berjalan, Parkir Berlangganan Sumbang PAD Tulungagung Rp 6,95 Miliar

Wed, 5 Aug 2026 01:45:05am

Tulungagung – Penerapan sistem parkir berlangganan di Kabupaten Tulungagung terbukti memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan Pendapatan...

Baca Juga